Kegiatan Pemberian Vaksin Difteri Pada Anak Usia Dini

Juli 19, 2018
Kesibukan ibu ibu mengantar balita ke posyandu
Batah Timur, 19 juli 2018. Vaksin difteri atau yang sering disebut DPT adalah singkatan dari difteri, pertusis, dan tetanus. Imunisasi DPT adalah salah satu vaksinasi yang wajib diberikan kepada balita. Penyakit difteri, pertusis, dan tetanus adalah tiga penyakit berbeda yang masing-masing memiliki risiko tinggi dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa. Balita merupakan yang paling rentan terhadap suatu virus atau penyakit menular. Maka dari itu sejak usia dini balita harus di berikan vaksin agar tidak terkena difteri tersebut.

Pemberian vaksin dilakukan di Posyandu Kembang Turi yang berada di dusun Blater Desa Batah Timur, Kwanyar oleh bidan desa setempat. Vaksin Difteri diberikan kepada balita berusia mulai 5 bulan hingga 5 tahun. Pemberian vaksin yang dilakukan oleh bidan setempat juga disertai prosedur sesuai kapasitas kekebalan anak usia dini. Para bidan juga sudah terampil dalam memeriksa kesehatan balita. Selain itu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut juga dibantu oleh ibu-ibu PKK Dusun Blater. Ibu-ibu PKK turut mengarahkan orang tua balita agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar.

Warga Dusun Blater sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. terbukti dari acara tadi pagi terlihat banyak dipadati dengan kehadiran peserta Vaksin. Para orang tua balita mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan posyandu tersebut. karena dengan adanya pemberian vaksin yang rutin akan menghindarkan balita mereka dari berbagai penyakit. Diharapkan dari kegiatan Vaksin ini mampu meningkatkan kualitas kesehatan balita di Desa Batah Timur khususnya di Dusun Blater.

Share this

Related Posts

First

1 komentar:

Write komentar
19 Juli 2018 17.11 delete

memanglah sangat penting diadakan kegiatan kegiatan pelayanan kesehatan seperti diatas. kususnya di daerah pedalaman atau desa tertinggal. hal ini sangat membantu masyarakat ,karena masyarakat daerah tertinggal sangat sedikit yang mengenyam pendidikan, yang menjadi sebuah kendala atau hambatan dalam memahami wawasan yang lebih maju. sehingga diperlukanya para pelopor pepolopor yang membantu kegiatan keterbalakangan wawasan tersebut. termasuk kegiatan di atas yang sangat membantu warga dusun blater dalam mengontrol kesehatan bayi bayi mereka..😘😘😘😘😘

Reply
avatar

Bagaimana komentar Anda? EmoticonEmoticon