Recent Posts

Malam Perpisahan, Inagurasi dan Peringatan HUT RI ke-73

Agustus 12, 2018 Add Comment
Desa Batah Timur, Kwanyar, Bangkalan


TK Dharma Wanita Desa Batah Timur, malam yang penuh dengan kemenangan atas penutupan malam inagurasi yang diadakan oleh mahasiswa KKN serta menyambut hari kemerdekaan Indonesia ke-73. Begitu banyak penampilan yang patut untuk disaksikan seperti tari-tarian tradisional, pencak silat, puisi, nyanyian, sholawatan, dan lain sebagainya penampilan yang lebih didominan oleh anak-anak SD yang pernah diajar oleh mahasiswa KKN. 

Sungguh malam yang luar biasa dimana seluruh jajaran pengurus desa, tokoh masyarakat, dan guru-guru turut hadir untuk memeriahkan malam inagurasi yang dilaksanakan. Antusias wargapun sangat gembira dengan acara tersebut, mereka bisa menyakiskan acara yang diselenggarakan dan warga bisa menyaksikan anak-anak mereka dengan berani tampil diatas panggung tanpa ada rasa ragu dalam dirinya. Banyak penonton dari berbagai dusun datang jauh-jauh untuk menyaksikan acara tersebut, acara yang terkonsep dengan baik akan menuai hasil yang baik, begitulah semboyan yang mungkin untuk mengapresiasi acara malam itu.

Malam perpisahan antara masyarakat dengan mahasiswa KKN yang dipenuhi dengan rasa haru, moment dimana acara itu dijadikan sebuah tanda selesainya pengabdian oleh mahasiswa KKN di desa tersebut dengan harapan masyarakat desa mampu mengembangkan program yang telah direncanakan oleh para mahasiswa KKN. Setelah acara selesai, pemuda desa dan mahasiswa KKN merayakan atas selesainya acara tersebut dengan memakan hidangan bersama-sama untuk melepas kelelahan selama proses acara tersebut, namun terlihat tidak ada rasa lelah pada mereka, malah mereka sangat gembira atas keberhasilan acara yang diselenggarakan.

Penutupan malam inagurasi adalah malam puncak atas selesainya pengabdian mahasiswa di desa. Harapan mahasiswa masyarakat bisa melanjutkan misi yang telah ditanam kepada masyarakat desa agar lebih berkembang untuk masa yang akan datang. Tak henti mahasiswa dan masyarakat mengucapkan terimakasih satu sama lain atas jasa dan antusias, berharap bisa berjumpa kembali dan menyaksikan perubahan besar di desa makmur ini.

Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Batah Timur 3

Agustus 06, 2018 Add Comment

Kegiatan Belajar Mengajar


Kuliah Kerja Nyata membawa kami pada salah satu Desa di Kecamatan Kwanyar, tepatnya di Desa Batah Timur. Disana kami di tuntut untuk menyusun program yang bersifat proaktif kepada masyarakat. Salah satu program kami sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat adalah dengan terjun mengabdi pada instansi pendidikan yaitu sekolah dasar.

Kami bertugas di salah satu sekolah dasar di Desa Batah Timur yaitu SDN Batah Timur 3, bertempat di Dusun Kotalon. Sebelum melaksanakan tugas di Sekolah dasar kami memperkenalkan diri pada Kepala Sekolah dan jajaran Guru beserta siswa dan siswi SDN Batah Timur 3, selain berkenalan kami melakukan kegiatan mengajar. Yang mendapat respon positif dari setiap sekolah yang kami tuju.

Kegiatan mengajar SD kami dilakukan setiap hari seninnya dimulai dari jam 07:30 sampai 11:00 WIB dilakukan di SDN Batah Timur 3. Diperuntukan siswa dan siswi 2, 4, 5, dan 6. Materi yang disampaikan adalah, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Seni Budaya dan Keterampilan. Penyampaian yang kami lakukan dibawakan dengan metode menyenangkan seperti metode pembelajaran dengan mengajak para siswa dan siswi bernyanyi dan memberikan lomba kepada mereka agar memberikan semangat untuk belajar. Di sela-sela pembelajaran kami melakukan konsep ice breaking dan bernyanyi, diharapkan siswa dan siswi tidak mengalami kejenuhan selama proses pembelajaran.

Awal dari kegiatan ajar mengajar ini hanya sebagai upaya untuk mengisi waktu luang di sela-sela kegiatan KKN, sehingga kami menawarkan bantuan tenaga dan pikiran kepada SD yang ada di sekitar posko untuk membantu dalam proses belajar mengajar. Ternyata apa yang kami dapatkan dari kegiatan ini sangat bermanfaat terutama untuk kesadaran Individu. Mulai dari bertemu dengan guru-guru muda yang menjadi tenaga ajar di SDN Batah Timur yang memiliki semangat juang tinggi akan kepedulian terhadap terwujudnya kualitas pendidikan yang baik bagi anak-anak Desa Batah Timur. Dan siswa-siswi yang kreatif dan memiliki semangat tinggi untuk mencapai cita.

Dari pengalaman tersebut kesimpulan dari kegiatan mengajar kami di SDN Batah Timur 3, bahwa membantu masyarakat tidak selalu tentang yang berbau ekonomi, tetapi melatih diri untuk bersabar dan meningkatkan rasa kepekaan terhadap sosial.

Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Batah Timur 1

Agustus 05, 2018 Add Comment
Proses Belajar







Desa Batah Timur merupakan salah satu daerah di kecamatan Kwanyar kabupaten Bangkalan. Di desa ini terdapat tiga sekolah dasar yaitu SDN Batah Timur 1, SDN Batah Timur 2, dan SDN Batah Timur 3. Kali ini kami akan membahas mengenai SDN Batah Timur 1 dimana SDN Batah Timur 1 bisa dibilang merupakan sekolah dasar yang dijadikan panutan di desa ini sebelum adanya SDN Batah 2 dan 3.

SDN Batah Timur 1 terletak di dusun gading. Jumlah siswa pada tahun ini kurang lebih 150 siswa yang terdiri dari kelas satu sampai enam. SDN tersebut tergolong aktif dalam mengikuti berbagai event, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten dan mampu meraih berbagai juara. SDN Batah Timur 1 pada saat ini dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang bernama ibu Siti Khadijah, S.Pd, M.Pd, yang semangatnya dapat diacungi jempol karena dalam memimpin SDN Batah Timur 1 ini beliau sangatlah disiplin dalam segala hal demi kemajuan dari sekolah yang dipimpinnya.

Semangat beliau untuk memajukan sekolah yang dipimpinnya bisa dibuktikan dengan banyaknya prestasi murid yang telah diraih baik ditingkat kecamatan, kabupaten sesuai dengan apa yang beliau katakanya, “kami tetap gigih memperjuangkan prestasi walau itu di tingkat kecamatan, di tingkat kabupaten, dan kami juga pernah meraih juara di lomba IPA dan Matematika, karena kami memiliki tenaga pengajar di kedua bidang diatas, tenaga pengajar yang tangguh,” ungkapnya. 

Meskipun fasilitas sekolah kurang memadai baik dari ruang maupun jumlah pengajar, akan tetapi kualitas sumber daya di dalamnya patut diacungi jempol. Dengan semangat mengabdi para guru bersinergi untuk membangun siswa menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas tanpa melihat fasilitas. Semangat para siswa yang selalu ingin tahu dan bisa membuat lingkungan pembelajaran semakin bersinar terang.

Pada saat ini SDN Batah Timur 1 sedang mempersiapkan berbagai lomba tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten. Para siswa mayoritas terlibat di dalam ajang perlombaan tersebut dan sangat berantusias dalam berlajar demi mengikuti perlombaan. Bertepatan dengan adanya sekelompok mahasiswa dan mahasiswi yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di desa batah timur, maka kami setidaknya dapat sedikit mengabdi membantu tenaga pengajar di sekolah SDN Batah Timur 1 untuk melatih para murid yang dipersiapkan mengikuti berbagai macam perlombaan seperti gerak jalan, paduan suara ditingkat kecamatan mauapun kabupaten. 

Dari pihak pengajarpun baik kepala sekolah maupun guru di SDN ini menyambut dengan sangat baik dan hangat atas kedatangan kelompok KKN yang ingin membantu mengajar di sekolah ini. selain itu, para murid yang mayoritas rumahnya berada di lingkungan sekitar sekolah yang kebetulan dekat dengan posko tempat mahasiswa dan mahasiswi KKN tinggal, mereka sangat senang dengan kehadiran kami di sekolah dan di desanya, begitu juga dengan kami yang sedang melaksanakan KKNpun ikut senang dengan respon mereka. Selain membantu mengajar di SDN Batah Timur 1, di luar jam sekolahpun kami juga membantu anak-anak SDN untuk menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan oleh gurunya, meskipun tidak ada tugas dari sekolah, mereka masih sangat berantusias untuk terus belajar bersama kami. Sungguh indah dan takjub akan semangat mereka dalam menggapai cita.


Belajar dan Bermain Bersama Generasi Emas PAUD Hidayatus Sibyan

Agustus 02, 2018 Add Comment


Pendidikan menjadi salah satu program yang diusung oleh KKN 51 di  Desa Batah Timur. Selain mengajari di beberapa SD yang ada, kami juga mendapat permintaan secara langsung untuk membantu mengajar di PAUD Hidayatus Sibyan. Undangan tersebut secara langsung disampaikan oleh Ibu Namira selaku satu-satunya pengajar dan pendidik, beliau di diwakili sang suami berkunjung ke posko KKN untuk menyampaikan keinginan tersebut.

Kepercayaan yang diberikan kepada kami menjadi hal yang musti dipenuhi. Hal tersebut dikarenakan sudah pasti lembaga tersebut membutuhkan bantuan untuk mengajar anak-anak. PAUD Hidayatus Sibyan terletak di Dusun Kowandang yang berjarak sekitar 7 KM dari posko. Letaknya cukup jauh dari keramaian.

Ibu Namira menyatakan bahwa berdirinya Paud ini memang ditujukan untuk mendidik anak-anak disekitar rumah. Letaknya yang jauh dari lembaga pendidikan mengakibatkan anak-anak tidak bisa mengenyam indahnya belajar. Anak-anak di dusun Kowandang mayoritas memiliki orang tua yang berpencaharian sebagai petani. Oleh karenanya, mereka kurang mendapat bimbingan karena orang tua mereka harus bekerja sejak pagi. Hal inilah yang menjadi awal inisiatif pengabdian Ibu Namira dan Suaminya agar anak-anak bisa merasakan pendidikan yang memadai di usia emasnya.

Anak-anak usia dini (5 tahun kebawah) memiliki keistimewaan, dimana dimasa ini 80% kepribadian mereka terbentuk. Pendidikan yang baik akan menjadikan anak-anak cerdas dan memiliki pengetahuan yang luas. Dengan adanya Paud Hidayatus Sibyan, mereka akan mendapatkan hal tersebut.

KKN 51 mulai membantu mengisi belajar mengajar sejak hari selasa tanggal 24 Juli 2018. Kami mengisi materi berupa pelajaran membaca, menulis dan menghafal huruf alfabet, huruf hijaiyyah dan angka. Pelajaran mewarnai dan menggambar juga diberikan untuk melatih kecerdasan spasial anak-anak. Selain itu, kami juga memberikan materi do`a sehari-hari agar anak-anak terbiasa melafalkan do`a-do`a tersebut. Setiap satu kli dalam seminggu, anak-anak juga diberikan materi senam dan menyanyi, yang nantinya dapat melatih kecerdasan motorik anak.

Kami merasakan betapa sulitnya mengajar anak-anak di usia dini. Mmengajari mereka sama sulitnya seperti memahat diatas batu, namun ketika ilmu pengetahuan sudah terpahat, mereka seakan begitu cerdas dan hafal setiap apa-apa yang diajarkan. Kami juga merasa sangat senang, karena senyum dan tawa dengan sesekali kenakalan mereka berhasil mengajarkan kepada kami bagaimana arti kesabaran, ketelatenan dan senyuman. Kami sadar, orang tua, bapak/ibu guru ataupun dosen pastilah orang-orang yang sabar, ulet dan penyayang ketika mengajari dan mendidik kami saat kecil dulu.

Terimakasih kami sampaikan kepada Ibu Namira sekeluarga yang telah memberikan kehormatan kepada kami untuk mengajar di Paud Hidayatus Sibyan. Semoga kedepan, lembaga ini semakin baik dan menghasilkan anak-anak yang berbudi pekerti luhur, cerdas, amanah dan berjiwa pemimpin. Kami juga yakin, kelak anak-anak ini akan memberikan kontribusi terbaiknya untuk negeri ini. Aaaamiiiin..

Pelatihan Sistem Pertanian Hidroponik kepada Masyarakat Batah Timur

Agustus 01, 2018 Add Comment


Desa Batah Timur merupakan desa yang terletak disebuah pesisir, sehingga lahan pertanian yang ada tidak begitu luas. Masyarakat Desa Batah Timur rata-rata berpenghasilan dari hasil petani dan nelayan. Hasil pertanian yang didapat berupa turi putih, kacang tanah, cabai rawit, jagung dan sudah terbiasa melakukan sistem pertanian dengan tehnik tumpang sari.

Keterbatasan lahan pertanian disuatu daerah bukanlah hambatan untuk melakukan sistem pertanian. Dengan sistem pertanian tehnik hidroponik dapat mengatasi hambatan mengenai masalah lahan pertanian yang sempit. Pertanian hidroponik tidak kalah penting dengan sistem pertanian konvensional yang sudah ada. Hidroponik sendiri merupakan sistem penanaman tanpa memanfaatkan tanah. Hidroponik memiliki kelebihan selain penggunaan lahan yang terbatas, juga karena bisa tumbuh dimana saja dan tidak bergantung pada musim. Bahkan diwilayah pesisir dengan iklim panas pun bisa tumbuh dengan baik

Inisiasi pelatihan sistem hidroponik ini disebabkan oleh adanya keluhan warga mengenai lahan pertanian yang kering dan sempit. Sehingga kelompok KKN 51 berinisiatif memecahkan masalah ini dengan melakukan sistem pertanian secara hidroponik. Kelompok KKN 51 mengadakan pelatihan sistem pertanian hidroponik dengan menggunakan tehnik wick system. Mengingat macam-macam hidroponik sendiri terdiri dari beberapa macam tehnik, salah satunya yaitu Wick System. Wick System merupakan sistem hidroponik dengan menggunakan sistem sumbu.

Syarat utama hidroponik ini memang terletak pada ketersediaan air, yang bisa saja berasal dari sumur, sumber, bahkan bisa menggunakan air PDAM. Untuk penyemaian bibit, biasa menggunakan bahan yang disebut dengan rockwool, yang bisa didapatkan ditoko pertanian dan dengan penambahan nutrisi berupa AB Mix. Media yang bisa digunakan yaitu berupa arang sekam, dan bahan lainnya yang bersifat basa. Masa tumbuh persemaian bibit sawi yang sudah berkecambah 7-10 hari biasanya sudah siap tanam.

Sistem pertanian hidroponik ini bukan tanpa masalah, mengingat masalah hidroponik yakni biaya pembuatan alat dan bahan yang digunakan memerlukan modal yang cukup besar. Namun untuk penerapan hidroponik di Desa Batah Timur sendiri sangat memiliki potensi yang cukup besar untuk dapat menghasilkan konsomsi pamgan rumahan. Kualitas hasil bahan hidroponik dipasaran cukup memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

Kegiatan hidroponik di Desa Batah Timur dilakukan dengan pembuatan arang sekam. Arang sekam sendiri bisa didapat dari limbah penggilingan padi. Antusias remaja masjid di Desa Batah Timur sangat bersemangat dalam membantu pembuatan arang sekam. Arang sekam yang digunakan dapat digunakan untuk kegiatan hidroponik, mengingat tehnik hidroponik dengan Wick System yang digunakan. Respon pelatihan yang disampaikan cukup mengundang semangat kepada masyarakat Batah Timur, dimana masyarakat Batah Timur sebelum-sebelumnya belum pernah diadakan kegiatan pembuatan arang sekam.

Pengetahuan masyarakat mengenai sistem pertanian hidroponik belum sepenuhnya dapat dimengerti dan diterima, dimana mengenai biaya pembuatan pertanian sistem hidroponik ini cukup memerlukan modal yang sangat tinggi. Ilmu pengetahuan mengenai pertanian hidroponik di masyarakat Batah Timur belum sepenuhnya mengerti mengenai penanaman dengan sistem hidroponik.

Kegiatan hidroponik ini sendiri diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif terhadap masyarakat Batah Timur. Sehingga KKN 51 berharap dengan adanya pelatihan hidroponik ini masyarakat dapat menambah wawasan mengenai ilmu pertanian, bahwa ilmu pertanian tidak hanya menanam dengan lahan yang luas, namun lahan yang sempit pun masyarakat dapat melakukan penanaman dengan sistem hidroponik. Pemanfaatan pekarangan dan halaman rumahpun dapat dilakukan dengan sistem hidroponik, sehingga sangat cocok untuk Desa Batah Timur yanbg terkletak didaerah pesisir.

Kegiatan Belajar Mengajar di SDN 2 Batah Timur

Juli 31, 2018 Add Comment



SDN 2 Batah Timur, mengajar setiap pagi sudah menjadi rutinitas dari mahasiswa yang kebetulan sedang menjalani KKN di desa tersebut. Antusias pihak sekolah menyambut dengan tangan terbuka atas penawaran para mahasiswa yang sedang menjalani KKN untuk mengajar di sekolah tersebut, bukan hanya pihak sekolah, para siswa sangat gembira atas kedatangan mahasiswa untuk mengajar.

Setiap hari mereka bangun pagi untuk menunggu kedatangan para mahasiswa untuk mengajar padahal sudah ada guru pengajar sendiri dari sekolahan tapi memang di sekolahan tersebut masih kekurangan tenaga pengajar, kesempatan itu tanpa ada rasa berat mahasiswa memanfaatkan untuk mengajar sebaik-baiknya, dari mengajar kelas 1, 2, 3 sampai kelas 4.

Keceriaan terlihat jelas dilingkungan sekolah tersebut ketika kedatangan mahasiswa pengajar, suatu pagi menjelang siang begitu ceria ketika dua mahasiswa diberi amanah untuk melatih gerak jalan kepada siswa-siswi yang kebetulan akan mengikuti perlombaan gerak jalan, entah dari mana semangat para siswa-siswi muncul dengan penuh antusias sangat gembira dan ceria meskipun panas di bawah terik matahari tetap berjalan dan bukan biasanya mereka berlatih gerak jalan sejauh itu. Masyarakat begitu antusias ketika melihat siswa-siswi yang sedang berlatih gerak jalan, mereka menyaksikan dengan penuh kegembiraan dan terlihat senyum kebahagiaan. Suasana yang sangat letih, kesal, dan payah pun berubah menjadi suatu yang indah untuk disaksikan.

Keramahan semua guru-guru pengajar kepada mahasiswa begitu baik tanpa ada kekurangan dan mereka siap membantu pekerjaan anak-anak yang sedang menjalani KKN semampu yang mereka bisa. Keharmonisan antara guru dan mahasiswa sangatlah indah bagaikan sebuah keluarga yang dipenuhi dengan cahaya. Pelukan adalah hal yang sudah biasanya dilakukan oleh siswa-siswi untuk menyambut para mahasiswa setiap pagi. Senyuman, keceriaan, dan kebahagiaan terlihat jelas dilingkungan sekolahan itu.

Keadaan inilah yang sangat diinginkan oleh masyarakat dan pihak sekolahan untuk dilestarikan, masa kecil adalah momen yang harus dilatih untuk menjadi seseorang yang disiplin, berani, tanggung jawab, dan penuh kebahagiaan agar masa depan menjadi orang yang diandalkan oleh bangsa dan negara. Semoga semua itu akan tetap berjalan dilingkungan desa tersebut.